Sejumlah Dosen, Mahasiswa dan Tokoh Pemuda Ikuti Kuliah Umum Menko Perekonomian


BALIKPAPAN-- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hadir ke Kampus Uniba untuk memberikan kuliah umum yang digelar di ruang conference Universitas Balikapapan. Kehadiran Menteri Airlangga ini didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, 5 orang anggota DPR RI, diantaranya Rudi Mas'ud, Nurul Arifin, Meutia Hafidzz, Hetifan lainnya. Serta hadir pula sejumlah pejabat di lingkungan Kementrian Koordinator Perekonomian dan Kementrian Perindustrian. Dan tak ketinggalan hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi (Yapenti) Dharma Wirawan Kalimantan Timur Universitas Balikpapan Dr. Rendi Susilo Ismail SE, SH, MH, dan hadir pula Rektor Universitas Balikpapan Dr. Ir. Isradi Zaenal, Sabtu (18/06/2022).

Dalam kuliah umum ini, diawali dengan sambutan Dr. Rendi Susiswo Ismail SE, SH, MH selaku ketua Dewan Pembina Yayasan. Dalam sambutannya Rendi menyampaikan, dirinya mengaku patut bersyukur dan menaruh rasa hormat kepada Menteri Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. “Dan tentu di tengah-tengah kesibukannya yang begitu padatnya sebagai Menko Perekonomian, Pak Airlangga dan Pak Agus Gumiwang masih bisa menyempatkan diri untuk berkenan hadir di Kampus Universitas Balikpapan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Kemudian Rendi juga menyampaikan, bahwa Uniba mendapatkan pengakuan sebagai universitas terbaik di Kalimantan Timur. Terkait dengan pengembangan di Universitas Balikpapan yang saat ini memiliki 8 Fakultas yang ada, kemudian satu program megister. “Insya Allah ke depan kita akan melakukan pengembangan program studi. Dan yang menjadi prioritas adalah Fakultas Kedokteran, mudah-mudahan Fakultas Kedokteran ini bisa segera terwujud,” ujarnya.

Lebih lanjut Rendi menyampaikan bahwa Uniba ini berdiri sejak tahun 1982. Dahulu kampus Universitas Balikpapan ini sama dengan kampus kampus swasta yang lain, yang saat itu belum terkelola dengan baik. Namun dalam 10 tahun terakhir ini, Uniba bisa memanfaatkan segala potensi dan memperbaiki semua masalah yang terjadi saat itu di lingkungan Universitas Balikpapan. 

Berdirinya Universitas Balikpapan ini didirikan oleh 3 institusi, yang pertama adalah PDK Kosgoro diseluruh Kalimantan Timur. Yang ke dua adalah DPD Pepabri Kalimantan Timur dan ketiga adalah Yayasan Darma Husada Kalimantan Timur. "Sekarang sudah dikembangkan yayasan itu sudah dilebur semuanya dan secara kelembagaan, organ organ yayasan dapat menjalani dengan baik dan kemudian kita bisa melaksanakan berbagai aktivitas hingga mampu menjadikan kampus kami menjadi lebih besar dan megah dalam 10 tahun belakangan ini," ujar Rendi Ismail.

Usai memberikan sambutannya, giliran Rektor Universitas Balikpapan Dr Ir Isradi Zainal memberikan sambutan. Saat diberikan waktu untuk menyampaikan kata sambutannya, Isradi mengatakan langsung ke inti acara, yaitu sebagai moderator. Ia menyampaikan yang akan memberikan kuliah umum adalah Menteri Airlangga.

Menurut Isradi, ke depannya bangsa ini membutuhkan engginer engginer hebat, untuk Indonesia ke depan, “Nah pagi ini kita akan mendengar langsung dari Bapak Menteri Airlangga. Terkait Ibu kota Negara, jadi salah satu visi undang undang nomor 3 tahun 2022 adalah pemindahan IKN dalam rangka gerakan memajukan ekonomi nasional. Nah, di sini yang pantas berbicara adalah Pak Menko Perekonomian,” ujar Isradi Zaenal.

Di hadapan ratusan peserta yang hadir, ada beberapa hal yang disampaikan Menteri Airlangga yang telah dirilis oleh Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto, yang isinya menyatakan bahwa, keberhasilan Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19 ini dan di tengah upaya Pemerintah memprioritaskan penanganan isu-isu di dalam negeri, Indonesia secara khusus dipercaya untuk membantu dalam upaya mitigasi dan merespon dampak-dampak krisis pangan, energi dan keuangan bagi negara-negara yang rentan dalam Global Crisis Response Group (GCRG).

Pemerintah Indonesia tetap memandang perekonomian di 2022 ini secara optimis karena telah mempunyai landasan baik, di mana pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh cukup tinggi yaitu mencapai 5,01% pada Triwulan I-2022. Selain itu, PDB per kapita Indonesia juga mengalami kenaikan dari US$3,172 di 2010 ke US$4,350 di 2021.

Di tengah pencapaian pertumbuhan ini, Pemerintah menyadari bahwa masih terjadi kesenjangan pembangunan ekonomi antara Pulau Jawa dengan Luar Pulau Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2021-2022), diketahui bahwa sekitar 57% penduduk Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa dan kontribusinya terhadap PDB Indonesia sebesar 57,78% pada Triwulan I-2022. Dalam periode sama, perekonomian Pulau Kalimantan berkontribusi kepada PDB sebesar 8,29%, Sumatera 21,96%, Sulawesi 6,73%, Bali dan Nusa Tenggara 2,66%, serta Maluku dan Papua 2,58%.

Dengan salah satu tujuan untuk mengatasi kesenjangan pertumbuhan ekonomi tersebut, telah ditetapkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) pada Februari 2022. Pembentukan UU IKN dilandasi urgensi pemindahan IKN yang sebelumnya telah disampaikan oleh Presiden RI dalam Sidang Tahunan MPR RI tanggal 16 Agustus 2019.

“Arah kebijakan pemindahan IKN pada dasarnya telah diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024 sebagai bagian dari prioritas pembangunan kewilayahan kawasan perkotaan Indonesia. Pembangunan IKN telah diarahkan di luar Pulau Jawa dengan letak yang lebih seimbang secara spasial dan ekonomi, sebagai stimulus pemerataan pertumbuhan perekonomian nasional,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Hal tersebut disampaikan dalam sesi Kuliah Umum di Universitas Balikpapan yang mengambil tema “Pemindahan IKN sebagai Upaya Pemerataan Ekonomi, Pembangunan, Keadilan dan Munculnya Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru” di Balikpapan,Sabtu (18/06/2022).

Dalam jangka panjang, keberadaan IKN diharapkan dapat berperan sebagai economic super hub dan economic value chain nasional. Pengembangan economic super hub akan dikembangkan dalam enam klaster ekonomi strategis, resilien, dan inovatif, meliputi klaster industri teknologi bersih, klaster farmasi terintegrasi, klaster industri pertanian berkelanjutan, klaster ekowisata, klaster kimia dan produk turunan kimia, dan klaster energi rendah karbon. Di samping itu, terdapat juga dua klaster pendukung, yaitu pendidikan abad ke-21 serta smart city dan Pusat Industri 4.0.

“Pemindahan IKN ke Pulau Kalimantan dan menjadikannya sebagai economic super hub merupakan salah satu strategi untuk menggeser porsi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan dari barat menjadi lebih ke timur,” ujar Menko Airlangga.

Ibu Kota baru yang diberi nama Nusantara ini memiliki visi sebagai kota dunia untuk semua yang dibangun dan dikelola dengan tujuan untuk menjadi kota berkelanjutan di dunia, penggerak ekonomi Indonesia di masa depan, dan menjadi simbol identitas nasional yang merepresentasikan keberagaman bangsa Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Adanya kolaborasi dan partisipasi setiap pemangku kepentingan terkait menjadi kunci utama membuat pembangunan IKN ini berjalan lancar. Hadirnya berbagai elemen yang berkontribusi positif, termasuk dari kalangan perguruan tinggi diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi dalam pembangunan IKN Nusantara dan sejalan dengan strategi pembangunan yang telah direncanakan oleh Pemerintah,” jelas Menko Airlangga.

Pembangunan IKN tentunya membutuhkan suplai SDM berkualitas, khususnya dari penduduk sekitar IKN. Peningkatan anggaran pendidikan nasional menjadi salah satu jalan bagi Pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM. Di tahun 2022 telah dialokasikan anggaran pendidikan yang mencapai Rp542,8 triliun.

Center of excellence yang dibutuhkan di IKN, misalnya tentang green city, transformasi digital, dan pembangunan teknologi hydropower di Kalimantan yang di hilirnya bisa membangkitkan industri berbasis hidrogen, bisa didorong dari pusat studi Universitas Balikpapan. Saya juga ingin startup unicorn baru suatu saat bisa muncul dari inisiatif mahasiswa universitas ini,” pungkas Menko Airlangga.

Usai memberikan kuliah umum yang berlangsung selama 45 menit, Airlangga mengadakan jumpa pers oleh sejumlah awak media. Di hadapan awak media Airlangga mengatakan, dirinya memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Uniba. Yang menurutnya Uniba adalah merupakan centre of excellent di Kalimantan.

Airlangga berharap agar Universitas Balikpapan ini bisa mewarnai pembangunan Ibu kota Negara dan centre of excellent. Diantaranya, adalah grand city, tranformasi digital dan pembangunan pembangkit berbasis sustainable dan akan dibangun di Kalimantan adalah hydropower dan pengembangan industri pembangkit hydrogent. “Untuk semua rencana ini diharapkan bisa ada pusat studi di Universitas Balikpapan. Dan kami memberikan aspirasi untuk Fakultas Kedokteran. Karena tentu ke depan juga diputuskan centre of excellent di bidang kesehatan maupun medis. Ini tugas dari DPR RI untuk mendorong, bahwa saat sekarang memang Indonesia dengan adanya Pandemi Covid dan sebagai tantangan ke depan, kita butuh dokter-dokter ataupun tenaga kesehatan yang jumlahnya lebih banyak,” ujar Airlangga Hartarto.

Sementara itu Rektor Uniba Isradi Zainal menyatakan kampusnya menjadi salah satu yang intens untuk mengisi apa saja yang dibutuhkan bagi pengembangan IKN. “Terkait visi green, smart, sustainable, energi baru terbarukan, Uniba yang terdepan karena bekerjasama dengan persatuan Insinyur Indonesia dan asosiasi profesi lainya,” ujarnya.

 

 

HUMAS UNIVERSITAS BALIKPAPAN