Kedatangan Moeldoko dalam rangka mengisi kuliah umum yang mengangkat tema "Merawat Pancasila Menjaga Bangsa untuk Memajukan Indonesia."

Pelaksanaan kuliah umum ini moderatori oleh Isradi Zainal dengan dihadiri ribuan peserta yang berasal dari akademisi, masyarakat umum dan para mahasiswa.

Saat memberikan pidato kebangsaan, Moeldoko berpesan kepada seluruh para audiens kuliah umum, yang menekankan pada kekuatan ideologi Pancasila sebagai pondasi kebangsaan Indonesia.

Sebuah negara bisa kuat, kalau memiliki ideologi yang kuat.

"Banyak negara yang ideologinya lemah tidak jadi negara besar. Terpecah-pecah hancur," ujarnya.

Sebagai contoh, dia menjelaskan, seperti negara Tiongkok yang secara ideologi sangat mengental dan mengakar di tengah kehidupan masyarakat.

Saking kuatnya ideologi yang dipegang oleh negara Tiongkok maka tidak heran sampai sejauh ini negara sudah semakin maju melesat menjadi negara yang terkuat di dunia.

Ideologi komunis sangat kuat di masyarakat China. Ekonominya sekarang sudah terbuka makin maju," tutur Moeldoko yang kenakan kemeja jas biru dongker.

Khusus bagi Indonesia, sebagai negara besar yang ragam suku agama budaya etnis maka sudah jadi kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa.

Ideologi Pancasila sebagai payung bagi segala elemen bangsa Indonesia.

"Kita beruntung punya Pancasila yang punya lima filosofis. Cocok buat kita semua. Sekarang tinggal bagaimana cara mengaplikasiannya di lapangan," katanya. (*)

 


Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko Kunjungi Uniba, Ini Ceramahnya soal Pancasila, http://kaltim.tribunnews.com/2018/09/29/kepala-staf-kepresidenan-ri-moeldoko-kunjungi-uniba-ini-ceramahnya-soal-pancasila.
Penulis: Budi Susilo
Editor: Trinilo Umardini